Strategi Advokasi SIMBAD dengan Silaturahmi

  • Whatsapp

SIMBAD yang merupakan sebuah wadah bagi forum masyarakat untuk saling belajar di Kabupaten Bandung memulai proses advokasinya dengan silaturahmi ke Kantor Dinas Kesehatan dan DPMD Kabupaten Bandung pada 25 Februari 2021. Audiensi ini merupakan yang kedua kalinya setelah bulan Oktober 2020 yang lalu. Selain memperkenalkan kembali Simpul Belajar Madani Kabupaten Bandung yang sudah dinamai SIMBAD, pertemuan kali ini juga ingin melihat peluang untuk kerjasama antara SIMBAD dengan Dinkes ataupun DPMD.

Disambut oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, disebutkan bahwa kerja-kerja Dinkes masih diprioritaskan pada penanganan dan pemulihan Covid, begitu pula dengan anggaran yang direncanakan. Disebutkan pula bahwa ada rencana untuk merevisi Perda KIBBLA Kabupaten Bandung yang sudah berusia 10 tahun. Hal ini menjadi peluang yang sangat baik bagi SIMBAD untuk memberikan masukan nantinya bagi perubahan Perda KIBBLA ini.

Lalu bersama dengan DPMD Kabupaten Bandung, berdiskusi terkait isu strategis yang menjadi perhatian di Kabupaten Bandung. Isu utama yang menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat perlu direspon ialah terkait lingkungan. Tapi isu KIA yang berkaitan dengan stunting juga perlu untuk direspon oleh semua pihak. DPMD juga sangat tertarik dengan rencana SIMBAD ke depan dan bersedia mengenalkan SIMBAD dengan Kepala Desa yang inovatif dan kreatif di Kabupaten Bandung. Setelah silaturahmi awal ini, masih ada serangkaian kegiatan advokasi yang akan dilakukan oleh SIMBAD terkait mainstreaming KIBBLA dalam dana desa di Kabupaten Bandung. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *