Program Kerja

Penguatan Komunitas dan Pendampingan
Kasus Berbasis Komunitas

Penguatan Komunitas adalah bentuk program dan kegiatan
yang ditujukan untuk membangun dan menguatkan
kelompok-kelompok perempuan sehingga mereka mampu
mengorganisir diri, memobilisasi dukungan dan mampu
memperjuangkan hak dan kepentingannya.
Dalam program ini, memfokuskan pada pembentukan dan
pengembangan Komunitas Bale Istri, Bale Laki-laki dan
Bale Remaja sebagai Pusat Layanan Komunitas (PLK)
yang memiliki fungsi sebagai pusat pendidikan, informasi
dan komunikasi serta pendampingan kasus/ korban
khususnya di tingkat lokal pedesaan. Kemudian tahun 2014
mulai mengembangan Layanan Berbasis Komunitas
Pesantren di Jawa Barat sebagai pusat layanan dan
informasi tentang kekerasan terhadap perempuan dan
kesehatan reproduksi untuk lingkungan pesantren.
Pendampingan kasus berbasis komunitas merupakan
kegiatan yang ditujukan untuk memberikan layanan dan
dukungan bagi perempuan korban kekerasan. Strategi
pendampingan kasus ini dilakukan melalui 2 cara, yaitu,
pertama, Pendampingan Kasus Berbasis Komunitas
dimana Bale istri sebagai Pusat Layanan Komunitas
melakukan kerja- kerja pencegahan, penanganan dan
pemulihan korban kekerasan, dengan fokus pada level
komunitas. Kedua, Pendampingan Kasus kekerasan yang
dilakukan langsung oleh Yayasan Sapa terutama yang
datang dari luar komunitas dampingan. Dalam konteks ini,
Yayasan Sapa memberikan layanan pendampingan dan
pemulihan korban kekerasan secara medis, psikologis,
hukum pemerdayaan ekonomi dan rehabilitasi sosial.

Kampanye dan Advokasi

Kampanye dan Advokasi adalah berbagai bentuk program
dan kegiatan yang ditujukan untuk mendorong terwujudnya
perubahan kebijakan yang berperspektif adil gender dan
membela hak-hak perempuan.
Kegiatan ini dilakukan melalui Diskusi Publik, Audiensi/
hearing dengan Eksekutif dan Legislatif, rountable
discussion, kampanye media, advokasi dan pengawalan
kebijakan dan membangun kemitraan dengan Pemerintah
Daerah serta konsolidasi jaringan kerja dengan gerakan
perempuan dan gerakan sosial untuk hak azasi perempuan
di Jawa Barat dan nasional untuk penguatan isu
perempuan.

Dalam advokasi kebijakan, Bale Istri terlibat secara aktif dari mulai mengkonsolidasikan isu di wilayahnya masing-masing, mengorganisir dan memobilisasi dukungan untuk penguatan komunitasnya dan untuk disampaikan kepada
para pembuat kebijakan sebagai bahan pertimbangan bagi
perbaikan pemenuhan hak dan kepentingan perempuan.
Yayasan Sapa juga memproduksi kajian-kajian tentang isu
KTPA berdasarkan pembelajaran organisasi yang
dipublikasikan dalam bentuk buku, film, jurnal, buletin, buku
saku dan dikemas melalui media informasi yang kreatif
melalui website dan media sosial organisasi.

Membangun Kemandirian organisasi melalui
penggalangan kerjasama dan pengembangan
usaha berbasis potensi dan sumberdaya lokal

Kemandirian organisasi menjadi isu strategis yang dapat
memastikan sustainabilitas lembaga dalam menjalankan
peran dan fungsinya. Oleh karena itu, Yayasan Sapa
berinisiatif mengembangkan berbagai kegiatan/program
yang akan berkontribusi dalam menciptakan kemandirian
lembaga.
Kegiatan ini ditekankan pada pengembangan usaha
lembaga, pengembangan potensi dan sumberdaya lokal di
Kabupaten Bandung diantaranya melalui pengembangan
pertanian organik secara terpadu, pengembangan Biogas
komunitas serta pengembangan Koperasi Komunitas.