Nama Aurelie Moeremans menjadi pintu masuk bagi percakapan yang selama ini sering dihindari. Lewat ceritanya, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa child grooming bukan kisah jauh atau kasus langka, melainkan kekerasan yang kerap terjadi secara diam-diam, bertahap, dan sulit dikenali. Banyak korban tumbuh dalam kebingungan—tidak sadar bahwa perhatian yang mereka terima adalah bentuk manipulasi. Prolog ini mengajak kita berhenti sejenak, mendengar, …